Soal UN SMA dan Pembahasan Bahasa Indonesia

Teks berikut untuk soal 1 s.d. 4.
Bacalah teks berikut dengan cermat !

Isu hidupnya lembaga bredel dalam legislasi pers nasional kembali insan pers Indonesia. Beberapa kalangan mengaku telah menerima draft perubahan UU pers yang di dalamnya konon antara lain memuat peraturan mengenai bredel. Ketakutan akan kembali-nya rezim otoriter yang memabukan kritik dan mem-budayakan sensor, pembungkaman, serta pembuta-tulian warga kembali menyeruak tidak heran wacana yang hendak dimunculkan kembali dibredel dalam pembaruan hukum pers yang sebenarnya masih dalam tataran isu menimbulkan gelombang penolakan.
Boleh dikatakan tidak ada satu pun insan pers dan pegiat hak atas kebebasan informasi di negeri ini yang mau lembaga bredel dihidupkan kembali. Eksisnya lembaga bredel dikhawatirkan memberi peluang bagi kekuasaan untuk secara discredit menghentikan operasi lembaga pers jika dianggap merongrong kewibawaan pemerintah. Pertanyaan mendasar yang layak dikemukakan adalah sejauh mana kekhawatiran akan kembalinya lembaga bredel harus diterima khususnya di era keterbukaan ini? Yang jelas, isu munculnya bredel di era kebebasan pers akan ditolak karena akan menghambat krea-tivitas insan pers.

1. Pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf per-tama adalah…..
A. Mengapa pemerintah membuat Undang-Undang pers yang mengatur pembredelan?
B. Bagaimana sikap insan pers terhadap rencana munculnya kembali lembaga bredel?
C. Sejak kapan pembaharuan hukum pers yang meresahkan insan pers itu terjadi di Indonesia
D. Siapa sajakah yang diuntungkan secara kon-septual dan finansial di era kebebasan pers?
E. Pada media apa lembaga bredel berwenang mencabut hak untuk terbit dan siaran.

Pembahasan: Kalimat pertanyaan yang sesuai dengan isi paragraf pertama adalah bagaimana sikap insan pers terhadap rencana munculnya kembali Lembaga bredel?

2. Mengapa insan pers dan pegiat hak atas kebe-basan informasi menolak lembaga bredel dihidup-kan kembali?
A. Dengan hidupnya lembaga bredel dalam le-gislasi pers nasional akan menghantui insan pers
B. Insan pers dan pegiat merasa takut akan kem-balinya rezim otoriter yang membudayakan sensor
C. Lembaga bredel dikhawatirkan akan mema-sung kreativitas lembaga pers dan pegiat dalam pemberitaan
D. Lembaga bredel dikhawatirkan memberi pe-luang lebar bagi kekuasaan untuk menghentikan operasi lembaga pers
E. Lembaga bredel akan menyensor berita-berita yang dimunculkan di media massa dengan ketat

Pembahasan: Alasan bahwa insan pers dan pegiat hak atas kebebas-an informasi menolak lembaga bredel dihidupkan kembali terdapat pada paragraf ke dua, kalimat kedua yaitu karena lembaga bredel dikhawatirkan memberi peluang lebar bagi kekuasaan unutuk menghentikan operasi lembaga pers. 

3. Pernyataan yang sesuai dengan paragraf kedua adalah....
A. Wacana menghidupkan kembali lembaga bredel ditentang insan pers dan pegiat hak atas kebebasan informasi.
B. Eksistensi lembaga bredel di Indonesia me-nyebabkan pemerintah sering menindak tegas insan pers.
C. Di era keterbukaan ini lembaga pers mempunyai peranan serta tanggung jawab yang besar kepada masyarakat.
D. Insan pers dan pegiat hak atas kebebasan informasi merasa dirugikan karena menjadi kambing hitam lembaga brendel.
E. Lembaga bredel bertugas menghentikan pe-nertiban dan penyiaran yang dikategorikan merongrong pemerintah.

Pembahasan: Pernyataan yang sesuai dengan paragraf kedua adalah wacana menghidupkan kembali lembaga bredel diten-tang insan pers dan pegiat hak atas kebebasan informasi.

4. Simpulan teks tersebut adalah.....
A. Lembaga pers dan lembaga bredel seharus-nya bekerjasama demi kemajuan bangsa.
B. Pemerintah memandang perlu adanya lem-baga bredel untuk meredam pers yang kebablabasan.
C. Kehidupan pers di eraketerbukaan ini lebih baik bebas dari rasa takut dan khawatir.
D. Rasa saling curiga antara pemerintah dan insan pers berdampak negatif pada arus informasi.
E. Isu munculnya lembaga bredel di era-kebe-basan pers akan ditolak karena akan meng-hambat eksistensi insan pers.
Pembahasan: 
Kalimat kesimpulan adalah kalimat yang berkaitan dengan semua hal atau pernyataan yang terdapat di dalam paragraf. Kalimat kesimpulan yang sesuai de-ngan isi paragraf tersebut adalah isu munculnya lembaga bredel di era-kebebasan pers akan ditolak karena menghambat eksistensi insan pers.

5. Cermati kutipan puisi berikut dengan saksama!
Andai esok tak ada lagi mentari
Arah langkah terhenti seketika
Langit berubah warna kelabu
............
Bunga-bunga mendadak layu
Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah ....
A. Gerimis pun mulai reda lagi.
B. Udara dingin sekali.
C. Angin dan embun pagi berhenti menyapa.
D. Tanpa Ientera akan gelap sekali.
E. Pembawa berita bercerita.

Pembahasan: Majas adalah gaya bahasa yang mengandung makna kias atau makna yang tidak sebenarnya. Kalimat ber-majas yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah Angin dan embun pagi berhenti menyapa, yaitu menggunakan majas personifikasi, majas yang mengganggap benda mati seolah-olah hidup.


Source: http://mutia-dwi.blogspot.com/2012/03/soal-dan-pembahasan-un-bahasa-indonesia.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar